WFC Pangururan Destinasi Andalan Samosir Terlihat Kumuh Berlumpur, Warga: Jalan Putri Lopian Memprihatinkan

WFC Pangururan Destinasi Andalan Samosir Terlihat Kumuh Berlumpur, Warga: Jalan Putri Lopian Memprihatinkan

Samosir, Salah satu ikon wisata andalan di Kabupaten Samosir, Water Front City (WFC) Pangururan di Jalan Putri Lopian, kini kondisinya memprihatinkan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu (01/10/2026), area tepi WFC yang seharusnya menjadi wajah cantik pariwisata Samosir terlihat berlumpur, dipenuhi genangan air, sampah dedaunan kering, dan batu berserakan. Di sisi trotoar, terlihat tiang lampu yang miring dan dipasangi garis polisi, menambah kesan tidak terawat.

Kondisi ini sangat disayangkan, mengingat Jalan Putri Lopian merupakan lokasi wisata yang sangat digandrungi wisatawan, terutama dengan adanya atraksi Air Menari (Water Dancing) yang menjadi daya tarik utama WFC Pangururan.

Salah seorang warga Pintu Sona, JP Parna selaku pecinta wisata sangat menyesalkan kondisi tersebut.

“Sebagai warga Samosir saya sangat menyesalkan kondisi jalan yang tidak tertata dengan baik di area Jalan Putri Lopian ini. Kondisinya sangat memprihatinkan, berlumpur dan kotor. Padahal ini jantung wisatanya Pangururan,” ujar Bentro Simbolon kepada wartawan.

Menurutnya, WFC adalah etalase Samosir yang pertama dilihat wisatawan saat tiba di Pangururan. Jika kondisinya kumuh, wisatawan tidak akan betah.

“Jalan Putri Lopian itu tempat wisata yang sangat digandrungi wisatawan, apalagi kalau malam ada air menari. Seharusnya Pemkab Samosir memberi perhatian serius untuk memelihara kebersihan agar wisatawan betah. Dan jalan itu pun sebaiknya diperbaiki sehingga ada ketertarikan tersendiri bagi pengunjung harapnya.

Warga berharap Dinas Pariwisata dan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas PUTR Kabupaten Samosir segera turun tangan, melakukan pembersihan rutin, memperbaiki drainase yang tergenang lumpur, dan memperbaiki tiang serta fasilitas yang rusak.

Jangan sampai tujuan wisata yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah itu justru menjadi kesan buruk bagi pariwisata Samosir yang sedang gencar dipromosikan sebagai Destinasi Super Prioritas Danau Toba.

Timbul Samosir

admingennews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *