Jalan Kabupaten Huta Tinggi – Ronggurnihuta Samosir Amblas, Pengendara Terancam Maut di Tikungan Ekstrem
SAMOSIR, Kondisi memprihatinkan terjadi di ruas jalan Kabupaten Samosir yang menghubungkan Desa Huta Tinggi menuju Desa Ronggurnihuta, Kecamatan Pangururan.
Berdasarkan pantauan pada Selasa (30/09/2026), badan jalan aspal amblas hampir separuh, dengan kedalaman longsor mencapai lebih dari 2 meter. Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, jalan yang amblas tersebut berada tepat di tikungan dan tanjakan / turunan yang curam. Warga sekitar hanya mampu memberikan tanda darurat seadanya, berupa patok besi bertuliskan “KEL 2”, karung pasir dan traffic cone oranye, serta diikat tali biru sebagai pembatas.
Diminta kepada seluruh pengendara yang melintas agar ekstra hati-hati.
Pasalnya, medan di lokasi tersebut sangat rawan: Bagi pengendara yang naik dari arah Pangururan menuju Ronggurnihuta, jalan yang rusak tersebut berada setelah tanjakan yang langsung menurun, sehingga pengendara yang membawa beban berat dikhawatirkan tidak kuat mengerem.
Sebaliknya, bagi pengendara yang turun dari Ronggurnihuta menuju Pangururan, posisi amblas berada tepat di tikungan tajam, sehingga pandangan pengendara terhalang dan berisiko langsung terperosok ke jurang jika tidak waspada.
“Kalau malam hari sangat gelap, tidak ada lampu jalan. Tanda karung itu tidak terlihat. Kami takut ada korban jiwa jatuh ke bawah ujar warga Huta Tinggi yang melintas di lokasi .
Masyarakat Desa Huta Tinggi dan Ronggurnihuta mendesak Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) agar segera mengambil tindakan darurat sebelum menelan korban jiwa.
Warga meminta agar: Segera dipasang garis polisi dan rambu peringatan resmi, bukan hanya karung pasir.
Segera dilakukan perbaikan darurat dengan bronjong atau penimbunan.
Jika perlu, jalan ditutup sementara untuk kendaraan roda empat bermuatan berat.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Samosir belum berhasil dikonfirmasi Generasi News akan terus mengawal kondisi jalan tersebut.
Bagi pengendara yang melintas Pangururan – Ronggurnihuta, diharapkan mengurangi kecepatan, membunyikan klakson di tikungan, dan menghindari melintas di malam hari.

