Kecewa Pelayanan di RSUP Adam Malik, Bayi 2 Bulan Rujukan dari Samosir Mengaku Belum Mendapat Tindakan
MEDAN, Seorang bayi berusia dua bulan asal Pangururan, Kabupaten Samosir yang dirujuk ke RSUP H. Adam Malik Medan, dikeluhkan keluarganya belum mendapatkan tindakan medis yang diharapkan.
Keluhan tersebut disampaikan orang tua pasien kepada generasi.news, Selasa (13/10/2026).
Berdasarkan surat rujukan yang diterima redaksi, pasien bayi tersebut dirujuk oleh RSUD dr. Hadrianus Sinaga Pangururan pada 30 September 2026 ke Poli Respirologi Anak RSUP H. Adam Malik dengan diagnosa sementara Suspek Laringomalasia.
Menurut keterangan orang tua, setelah menunggu di Poli Respirologi Anak, mereka kemudian diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan ke Poli THT.
“Di Respirologi kami menunggu, lalu disuruh ke THT. Di THT, kami disarankan untuk periksa lanjutan di rumah sakit swasta karena alasan keterbatasan alat untuk bayi usia dua bulan,” ujar orang tua pasien menirukan penjelasan yang diterimanya. Ini adalah versi keterangan dari pihak keluarga.
Orang tua mengaku kecewa karena telah menempuh perjalanan jauh dari Samosir dengan harapan mendapat penanganan intensif di rumah sakit rujukan Tipe A tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi dan meminta hak jawab kepada pihak Humas RSUP H. Adam Malik Medan terkait alur pelayanan pasien rujukan tersebut dan ketersediaan alat pemeriksaan untuk pasien anak.
Redaksi juga membuka ruang hak jawab bagi semua pihak terkait sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.
Timbul Samosir

