Kejar Target Listrik 100 Persen di 2029, Wabup Samosir Ariston Usulkan Warga Miskin yang Belum Berlistrik Masuk Program Lisdes
SAMOSIR, Pemkab Samosir terus mendorong percepatan pemerataan akses listrik melalui Program Listrik Perdesaan (Lisdes) 2026–2029. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dalam forum sinkronisasi usulan lokasi Lisdes di Kantor PLN UID Sumut, Selasa (07/10/2026).
Forum tersebut dihadiri Kementerian ESDM, PLN, Pemprov Sumut dan 23 kabupaten/kota untuk menyinkronkan usulan lokasi dan menyelesaikan kendala perizinan pembangunan jaringan listrik.
Wabup Ariston menegaskan Pemkab Samosir memberi perhatian serius bagi masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik, khususnya warga tidak mampu. Ia menyebut jarak dari titik api ke permukiman cukup bervariasi karena kondisi geografis Samosir, sehingga butuh dukungan Pemprov dan Kementerian ESDM.
“Kami mengusulkan agar masyarakat yang tidak mampu dan sampai saat ini belum memiliki sambungan listrik dapat menjadi perhatian dalam Program Lisdes,” ujar Ariston.
Selain perluasan jaringan, Ariston juga minta penataan kabel diperhatikan agar tidak merusak keindahan Samosir sebagai daerah tujuan wisata. Jaringan harus tertib, aman dan tetap menjaga keasrian lingkungan.
Pj Sekda Sumut Timur Tumanggor mengatakan ada 117 usulan lokasi Lisdes yang masuk ke Dinas ESDM Sumut. Listrik bukan hanya soal penerangan, tapi penggerak ekonomi, pendidikan dan kesejahteraan.
Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan ESDM Andriah Feby Misna menyampaikan Rasio Elektrifikasi Sumut sudah 99,86 persen dan ditargetkan 100 persen pada 2029. Untuk 2026 ada 106 lokasi Lisdes di Sumut dengan strategi perluasan grid, PLTS Komunal dan PLTS Individual.
GM PLN UID Sumut Rizky Mochamad menegaskan siap membangun di lapangan, asal perizinan lahan dan akses jalan serta sosialisasi ROW ke masyarakat beres.
Pemkab Samosir menyatakan siap memperkuat koordinasi agar pemerataan listrik benar-benar dirasakan masyarakat pelosok Samosir.
(Timbul Samosir)

